Hubungan antara hukum, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat

          Berbicara mengenai hukum, kita pasti akan membicarakan mengenai bagaimana cara mengatur masyarakat agar menciptakan suasana yang tentram, tertib, dan berjalan dengan harmonis. Setelah melalui beberapa perubahan pada akhirnya ditetapkan dasar hukum di Indonesia adalah UUD 1945, yang membuat hukum di Indonesia sudah bagus secara konstitusional. Namun dalam perkembangan zaman saya melihat hukum di Indonesia semakin menurun, Hukum seperti dijadikan sebuah alat politik untuk menguasai negara bukan untuk menciptakan kondisi negara yang lebih baik dan tertib.

Menurut saya, hukum dapat menjadi sarana yang sangat penting dalam menguasai banyak sektor dalam suatu negara karena hukum merupakan sesuatu yang harus dipatuhi dan tidak boleh dilanggar. Hukum dapat mengatur bagaimana suatu proses dalam negara tersebut berjalan. Sehingga seperti judul tulisan saya kali ini. Hukum akan mempengaruhi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, karena hukum merupakan sarana untuk mengatur bagaimana perekonomian dapat berjalan, dan perekonomian merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari ukuran hidup masyarakat. Karenanya perekonomian yang baik merupakan gambaran dari masyarakat yang sejahtera.

          Menurut saya hukum yang baik tidak boleh dibuat demi keuntungan bagi satu pihak saja, tetapi harus memberikan keuntungan bagi semua pihak sehingga tidak akan memperkuat satu kubu saja. Namun Hukum saat ini digunakan oleh para politisi yang melihat celah atau kekurangan dari hukum yang sudah terbentuk untuk melakukan hal yang akan menguntungkan pihaknya saja.

          Seiring dengan perkembangan jaman, banyak ahli-ahli yang mempelajari hukum mulai mencoba membuat definisi dari hukum itu sendiri. Namun, pada akhirnya mereka berkata sangatlah sulit untuk membuat definisi yang tepat mengenai hukum karena hukum itu mempelajari hal-hal yang dipelajari oleh hukum memiliki ruang lingkup yang luas sehingga cukup sulit iuntuk mencari batasan dari pada definisi tersebut. Oleh karena itu dalam mendefinisikan hukum akan terdapat definisi-definisi yang berbeda menurut persepsi beberapa para pakarnya. Berikut ini merupakan pengertian dari hukum menurut 5 (lima) pakar hukum yang mendunia:

  1. Aristoteles: “Particular law is that which each community lays down and alies to its own members. Universal law is the law of nature.” Maksud dari aristoteles adalah hukum secara umum merupakan hukum yang dibuay dari mekanisme alam atau terbentuk dengan sendirinya dalam kelompok tersebut dan untuk kelompok tersebut juga.
  2. Grotius: “Law is a rule of moral action obliging to that which is right.” Maksud dari grotius kurang lebih  hukum merupakan peraturan yang isinya mengenai tata cara perilaku yang mengatur pada hal-hal yang benar atau baik.
  3. Hobbes: “Where as law, properly is the word of him, that by right command over others.”
  4. Prof. Mr. Dr. C. Van vollenhoven: “Recht is een verschijnsel in rusteloze wisselwerking van stuw en tegenstuw.”
  5. Philip S. James/, MA :Law is body of the rule for thne guidance of human conduct which are impossed upon, and enforced among the members of a given state.”
  6. Mr. E.M. Meyers: Hukum merupakan semua peraturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan ditujukan ke[ada tingkah laku manusia dalam masyarakat, dan yang menjadi pedoman bagi penguasa-penguasa negara dalam melakukan tugasnya.
  7. Leon Duguit: Hukum ialah aturan tingkah laku para anggota masyarakat , aturan yang daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan yang jika dilanggar menimbulkan reaksi bersama terhadap orang yang melakukan pelanggaran itu.

Dari bentuknya pun hukum memiliki jenisnya ada hukum tertulis (yang terkodefikasikan dan yang tak terkodefikasikan). Serta hukum tak tertulis. Hukum tak tertulis merupakan hukum adat sedangkan hukum tertulis merupakan hukum yang dicatat oleh negara misalnya Undang-undang.

Hukum yang diatur oleh masing masing negara akan berbeda oleh karena itu sistem hukum di Indonesia dan dinegara lain akan berbeda, oleh karena itu tingkat kehidupan dalam negara-negara tersebut pun akan berbeda. Namun dalam transaksi perdagangan yang sudah bersifat global tentunya akan diakan pertemuan antara wali masing-masing negara yang akan mengatur peraturan dalam transaksi ekonomi antara negara-negara tersebut.

Hukum perekonomian merupakan hukum yang mengatur ekonomi suatu negara. Hukum perekonomian akan mengatur beberapa hal, dan yang saya ketahui yaitu pengaturan mengenai hukum kebendaaan, hukum agraria, hukum dagang, lalu perjanjian khusus (Seperti, penjanjian kredit, jual beli, dalam jual beli tenaga kerja, mengenai asuransi), selain itu hukum ekonomi juga akan mengetur mengenai transaksi eksport import (L/C) serta pasar modal di Indonesia.

Misalnya dalam hukum dagang seperti apa transaksi yang boleh dilakukan oleh suatu negara, dimana yang legal merupakan transaksi yang sesuai dengan peraturan, dan yang illegal merupakan yang tidak sesuai dengan peraturan yang dibentuk. Dalam praktiknya di Indonesia ada benda yang dilarang untuk diperdagangkan secara leluasa yaitu senjata api sehingga untuk proses kepemilikannya pun akan rumit dan tidak semua orang dapat memiliki benda tersebut, berbeda halnya dengan negara Filipina yang memiliki peraturan berbeda, di Filipina hukum perdagangannya mengizinkan atau melegalkan penduduknya untuk memperjual belikan senjata api.

Sekarang kita sudah mengetahui seperti apa hukum bekerja, dan apa yang akan diatur oleh hukum ekonomi. Oleh karena itu, Hukum yang mengatur perekonomian akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakatnya. Karena selain itu mempengaruhi sistem perdagangan internasional yang akan merubah neraca perdagangan dan keseimbangan perekonomian Indonesia. Itu akan merubah perekonomian Indonesia yang akan merubah kesejahteraan masyarakatnya. Oleh karena itu hukum juga mengambil peranan yang paling penting dalam mengatur siapa yang akan makmur dalam suatu negara, apakah pemerintahnya, masyarakatnya atau bukan kedua-duanya melainka pihak ketiga. Maka dari itu hukum itu harus diatur dan diperhatikan baik-baik agar kesejahteraan masyarakat dapat terjaga dan perekonomian seimbang.

Jadi dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa hukum akan mampu mengatur perekonomian suatu negara, dan perekonomian akan mempengaruhi kesejahteraan suatu negara.

Sekian tulisan kali ini semoga menambah pengetahuan pembaca dan harap sertakan link blog ini jika ingin copas. Terima kasih.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s