PENANAMAN MODAL ASING dan DALAM NEGERI

Penanaman Modal Asing

Pada dasarnya hal yang sedang dibutuhkan oleh negara – negara berkembang adalah modal, yang merupakan suatu syarat utama dalam mencapai kemajuan ekonomi. Dengan begitu para pelaku ekonomi dapat meningkatkan kapasitas produksinya, namun jika para pelaku pasar kekurangan modal itu akan menyebabkan terhambatnya proses produksi serta dapat menimbulkan masalah – masalah lainnya.

 Para pelaku pasar pun akan senantiasa terikat dengan kebutuhan modal (investasi) untuk tujuan meningkatkan produksi, memperbaiki alat – alat produksinya maupun membeli alat produksi yang baru. Setiap usaha yang menghasilkan produksi memiliki tujuan untuk mendapatkan laba,maka dari itu seluruh fungsi dari suatu badan usaha, terutama fungsi pemasaran, fungsi produksi dan fungsi keuangan memiliki kemampuan untuk mengemban tugas dengan baik sehingga tujuannya terwujudkan secara optimal. Dan Fungsi keuanganlah yang bertugas untuk menyediakan dana sehingga seluruh aktivitas badan usaha, termasuk keperluan investasi dan meminimalkan tingkat pengeluaran biaya. Sehingga, fungsi keuangan selalu berhubungan denagn usaha mendapatkan sumber dana.

 Membicarakan masalah investasi, investasi telah disepakati menjadi salah satu kata kunci dalam setiap pembicaraan tentang konsep ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan bahkan investasi mejadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Investasi (Penanaman Modal) di Indonesia terdapat Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Pengertian investasi menurut James C. Van Home (1981) adalah kegiatan yang dilangsungkan yang memanfaatkan pengeluran kas pada waktu sekarang ini dengan tujuan untuk menghasilkan laba yang diharapkan dimasa mendatang. Sedangkan menurut FitzGerald (1978) menyatakan bahwa investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber – sumber untuk dipakai mengadakan barang modal pada saat sekarang ini dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru dimasa yang akan datang.

 Namun berdasarkan teori ekonomi, investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus

PDB = C + I + G + (X-M). dimana,

C          = Kepeluan Konsumsi

I           = Investasi Sektor Perusahaan

G          = Pengeluran Pemerintah

(X-M)   = Ekspor Neto Luar Negeri

Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y,i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.

Investasi yang berdasar jenisnya terdiri dari :

  • Investasi langsung (direct investment) dimaksudkan investor menanamkan uang secara langsung dalam jenis bidang usaha tertentu seperti mendirikan pabrik, mendirikan Bank, mendirikan Toko, mendirikan Kios kecil termasuk juga membeli tanah.
  • Investasi secara tidak langsung (indirect investment) dimaksudkan investor menanamkan uang secara tidak langsung melalui suatu jenis usaha tertentu seperti membeli saham, obligasi, menanam uang pada deposito di Bank, dan sebagainya.

Investasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :

  1. Tingkat keuntungan investasi yangakan dicapai.
  2.  Prospek ekonomi di masa yang akan datang.
  3.  Kestabilan perokonomian negara.
  4.  Perubahan dan perkembangan teknologi.
  5. Tingkat suku bunga

 

Pengertian Penanaman Modal Asing (PMA)

  • Penanaman Modal Asing adalah Penanaman modal asing yang dilakukan untuk menjalankan perusahaan di Indonesia dan menanggung segala resiko penanaman modal tersebut secara langsung.
  • Modal Asing adalah Alat pembayaran luar negeri yang tidak berasal dari kekayaan devisa Indonesia. Termasuk alat-alat perusahaan dan penemuan baru milik orang asing yang diimpor.

Secara makro proses kemajuan ekonomi suatu negara akan semakin lancar jika tingkat tabungan masyarakat mampu mengimbangi kebutuhan investasi yang akan dilakukan. Jika yang terjadi adalah tabungan masyarakat lebih sedikit, maka diperlukan peran sektor swasta luar negeri atau asing untuk menutup celah atau kekurangan tersebut.

untuk menjelaskan hal ini, dapat digunakan model pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Harrod-Domar dengan mengatakan bahwa :

g  = s/k  atau  s = g x k

dimana :

g = laju pertumbuhan pendapatan nasional

s = tingkat tabungan masyarakat

k = tingkat pertumbuhan capital output ratio

 

Ketentuan – Ketentuan dalam penanaman modal asing

  • Perusahaan yang dimaksud harus berbentuk Badan Hukum Indonesia yang seluruhnya berada di Indonesia atau sebagian besar berada di Indonesia.
  • Perusahaan asing wajib menyelenggarakan atau menyediakan fasilitas pelatihan untuk tenaga kerja WNI dengan tujuan suatu saat tenaga kerja WNA dapat digantikan oleh tenaga kerja WNI
  • Izin penanaman modal asing jangka waktu berlakunya maksimal 30 tahun . Kalau ini sudah berakhir, maka perusahaan asing ybs harus melanjutkan usahanya di bidang yang lain atau mengadakan usaha gabungan dengan perusahaan nasional.
  • Investor diberikan hak transfer yaitu hak untuk mengkonversi nilai suatu barang dengan mata uang asli dengan nilai tukar rupiah pada saat itu. Untuk akun-akun seperti :
  1. Laba Bersih
  2. Biaya tenaga kerja asing
  3. Penyusutan aktiva tetap, dan Lain-lain
  • Dalam penanaman modal dapat dilakukan kerjasama antara modal asing dan dalam negeri
  • Perusahaan wajib menjalankan perusahaannya dengan asas-asas ekonomi yang tidak merugikan kepentingan negara
  • Perusahaan – perusahaan yang seluruh modalnya adalah modal asing wajib memberi kesempatan bagi modal dalam   negeri untuk masuk setelah jangka waktu tertentu dan   menurut imbangan yang telah ditentukan pemerintah.

Masuknya Penanaman Modal Asing menimbulkan pro dan kontra dalam menanggapinya. Berikut ini adalah beberapa alasan yang bersifar ekonomi menentang masuknya modal asing, yaitu :

  1. Didalam kenyataanya sangat jarang perusahaan multinasional bersedia menanamkan kembali keuntungan yang diperolehnya di Negara-negara berkembang.
  2. Jika dilihat dari kepentingan neraca pembayaran, perusahaan-perusahaan multinasional dapat menyebabkan berkurangnya penerimaan Devisa Negara, baik melalui neraca berjalan, maupun melalui neraca lalu lintas modalnya.
  3. Meskipun perusahaan multinasional turut ikut dalam membayar pajak kepada negara, namun mereka sering mendapatkan keringanan pajak dari pemerintah, serta perlindungan – perlindungan lainnya.
  4. Tidak jarang tujuan transfer teknologi tidak dapat berjalan dengan lancar. Disamping karena kesempatan tenaga kerja pribumi yang masih sulit untuk menduduki posisi – posisi kunci dalam perusahaan.

Sedangkan pendapat yang non – ekonomis, diantaranya adalah :

  1. Perusahaan multinasional sering memiliki kedudukan sebagai perusahaan monopolis.
  2. Perusahaan multinasional tidak jarang hanya memproduksi komoditi untuk kalangan tertentu saja.
  3. Perusahaan multinasional dapat mempertajam kesenjangan sosial.
  4. Perusahaan multinasional dapat menggunakan kekuatan ekonomi untuk menekan pemerintah.
  5. Perusahaan multinasional dapat menekan pajak local dengan ‘transfer pricing’.

Namun terlepas dari pandangan – pandangan menntang tersebut, Indonesia masih banyak membutuhkan penanaman ,odal asing. Beberapa alas an yang melatar belakanginya adalah :

  1. Kemampuan menabung masyarakat Indonesia yang masih belum sempurna membuat kebutuhan modal dalam negeri masih kurang.
  2. Masih banyak sektor yang belum dapat dikelola sendiri oleh tenaga dan manajemen dalam negeri.
  3. Belum efisiennya produksi untuk jenis – jenis komoditi tertentu, sehingga lebih menguntungkan jika diserahkan pengelolaannya pada investor asing.
  4. Meskipun masih sedikit, kita dapat belajar mencoba proses transfer ‘kemampuan’ dari para perusahaan multinasional tersebut, disamping perusahaan tersebut banyak juga turut membantu pemerintah dalam membuka pusat usaha baru di tempat-tempat yang selama ini jauh dari kegiatan ekonomi. 

Penanaman modal dalam negeri,

Dalam berinvestasi di dalam negeri (Indonesia) ada beberapa kriteria atau persyaratan yang harus dipenuhi yaitu:

  • kesetaraan perlakuan dimanapun berada terlepas dari kewarganegaraannya
  • perlindungan terhadap pengambilalihan, penyitaan investasi dan pembatalan sepihak atas perjanjian
  • kebebasan pengembalian modal investasi dan seluruh prosesnya
  • dan akses keadilan, mekanisme yang cepat dan efektif dalam penyelesaian perselisihan/ sengketa dunia usaha.

 

Sumber :

  • Buku Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma Perekonomian Indonesia, Aris Budi Setyawan
  • Wikipedia
  • Dampak Penanaman Modal dalam Konteks Otonomi Daerah Jawa Timur , Made Warka, Dosen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
  • Buku Penilaian Kelayakan Investasi
  • Presentasi PMA dan PMDN, UI, Arthuro Rustam, dkk.
  • Buku perekonomian Indonesia Menjelang Abad XXI, Faisal BaSsri, FEUI.
  • Buku Pasar Modal Indonesia, E.A. Koetin dan Jasso Winarto.
  • Investasi dan Pertumbuhan Regional, Jamzani Sodik & Didi Nuryadin, FE. UPN “Veteran” Yogyakarta.
  • http://alimah930617.wordpress.com/2012/03/28/penanaman-modal-asing/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s