Wajah Koperasi saat ini

Saat ini penulis akan membahas mengenai koperasi Indonesia. Tepatnya judul dari artikel ini adalah wajah koperasi Indonesia, Yaitu bagaimana kondisi koperasi Indonesia saat ini, Penulis akkan lebih banyak membahas mengenai kinerja Sumber Daya Manusia yang mengelola koperasi saat ini. Karena Sumber Daya Manusia atau pengelola memiliki efek terbesar atas kemajuan atau kemunduran koperasi saat ini. Hal lain yang akan dibahas adalah mengenai citra koperasi dimata publik atau masyarakat, Yaitu mengenai seperti apa pandangan masyarakat terhadap koperasi Indonesia.
Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Koperasi Indonesia, Penulis ingin mendefinisikan terlebih dahulu pengertian dari koperasi, Agar para pembaca memahami terlebih dahulu mengenai pengertian koperasi. Jadi apa sih pengertian dari koperasi?
Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Koperasi adalah Badan Usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Sedangkan bagi penulis sendiri Koperasi merupakan sarana bagi rakyat untuk memajukan kondisi ekonomi mereka. Mengapa penulis berpendapat seperti itu? Karena koperasi merupakan badan yang memang dibuat dengan tujuan mensejahterakan anggotanya maka dari itu koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mensejahterakan perekonomian mereka.
Sebelum menilik pada kondisi perkoperasian Indonesia saat ini. Saya ingin melihat terlebih dahulu mengenai persepsi publik atas koperasi. Seperti apa koperasi dimata mereka, Hal tersebut yang akan memberikan efek kepada koperasi Indonesia. Sebagian besar Masyarakat berfikir koperasi sebagai sesuatu Organisasi yang “kuno” dan tidak dapat beradaptasi dengan perkembangan era modern. Selain itu mereka tidak mengetahui potensi yang dimiliki oleh koperasi apabila koperasi diolah dengan baik. Jadi pada artikel ini saya akan mencoba untuk membawa anda “para pembaca” agar bisa memahami arti koperasi dan efek-efek dari koperasi sehingga anda tertarik dengan kehidupan koperasi. Selain itu pada saat ini koperasi juga kurang mendapat simpati dan empati dari masyarakat.
Dari sedikit singgungan mengenai Makna koperasi di mata publik dapat kita simpulkan seperti apa kondisi perkoperasian saat ini. Seperti yang saya katakan koperasi saat ini bagaikan rumah besar yang dulunya seperti kastil. Namun karena pengurusnya sedikit, dan kurang Simpati pemerintah kastil tersebut menjadi usang dan tidak terawat. Koperasi seakan-akan dianak tirikan oleh pemerintah. Bahkan pemasaran produk hasil koperasi sulit untuk terpasarkan, kalah dari pada mini market yang ada saat ini. Koperasi yang sudah dimulai sejak lama oleh pendirinya (masyarakat kalangan bawah), kalah oleh mini market seperti Al*aMart dan Ind**art yang berdiri lebih muda namun dapat berdiri disegala cabag bahkan sampai ke pelosok daerah. Hal tersebut karena Koperasi kurang memiliki sesuatu yang Fresh atau baru bagi era modern ini. Jadi Penyebab utama dari kegagallan dalam mengurus koperasi adalah Sumber daya manusia yang mengelola Koperasi ini. Jadi pada intinya koperasi indonesia saat ini kekurangan pengelola dan manajemen yang baik. Selain itu kondisi koperasi kurang distribusi, dimana penyebaran atas koperasi sangatlah sedikit. sehingga hal tersebut membuat masyarakat lebih malas untuk datang ke koperasi dari pada datang ke mini market yang jaraknya hanya 5 meter dari rumah.
Selanjutnya saya akan membahas mengenai kemampuan-kemampuan koperasi. Maksudnya agar kita sadar bahwa koperasi memiliki pengaruh yang besar terhadap ekonomi dan sosial negara kita. Koperasi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, apabila perekonomian masyarakat meningkat maka kesejahteraan masyarakat kita juga akan bertambah. Kemiskinan akan berkurang dan masyarakat memiliki penghasilan yang cukup serta semua kebutuhan terpenuhi. Jadi apa saja hal-hal yang dapat dilakukan koperasi agar hal tersebut terwujud (sejahtera dan tercukupi)? Caranya dengan membantu petani dan nelayan, Mengapa mereka? Karena sejumlah besar masyarakat indonesia bergerak di bidang pertanian, dan marintim. Oleh karena itu kita harus membantu mereka. Caranya dengan membantu memasarkan dan memngolah hasil pertanian/marintim mereka memnjadi suatu produk yang memiliki nilai lebih. Perkoperasian juga dapat mengatur kerja UKM (Usaha Kecil Menengah), Koperasi harus membangkitkan jiwa wirausaha masyarakat agar dapat berusaha dan menghasilkan produk dan membuka UKM. Caranya dengan memberikan dana untuk mereka yang mmembutuhkan. Jadi bagaiman koperasi dapat memperoleh dana tersebut? Caranya dengan mengadakan sistem simpan dan pinjam. Sehingga dapat menyediakan dana bagi pihak yang kelebihan dana untuk memperoleh simpanan dan memberikan pinjaman bagi orang-orang insipered yang ingin mendirikan UKM namun kurang modal. Setelah dilihat-lihhat banyak juga yah efek dari koperasi. Ini pun masih yang secara garis besar. Efek lebih mendalamnya belum saya bahas secara keseluruhan.
Sekarang saya akan membahas mengenai pokoknya yaitu mengenai bagaimana kondisi koperasi secara keseluruhan dan bagaimana cara mengatasi keadaan koperasi saat ini agar menjadi lebih baik.
Seperti yang sudah saya katakan, Keadaan koperasi saat ini kurang diminati oleh masyarakat. Hal ini karena Sumber daya manusia yang menjalankan koperasi sudah tidak dapat berkompetisi dengan tenaga kerja baru yang mengolah usaha lainnya. Seperti mini market, dapat dilihat apabila kita memperhatikan bahwa dalam minimarket tersebut merreka menggunakan tenaga penjual yang masih muda-muda, hal tersebut membuat kinerja yang lebih baik. Apabila dibandingkan dengan koperasi yang secara umum tenaga kerjanya sudah tergolong tua. Hal tersebut harus diubah. Terutama bagian humas dan pemasarannya, harus memiliki daya tarik tersendiri. Namun hal tersebut bukan berarti organisasi tidak membutuhkan tenaga kerja yang sudah tidak muda lagi. Organisasi tetap membutuhkannya, karena mereka lebih berpengalaman. Namun ada baiknya jika mereka ditempatkan sebagai pengawas atas kerja tenaga yang muda. Sistem pengolahan tadi hanyalah cara sederhana untuk menarik minat maryarakat terhadap koperasi. Selain itu koperasi dapat meningkatkan kinerja mereka dengan menggunakan bangunan yang baik dan memiliki ciri khas tersendiri. Apabila dilihat koperasi kurang memiliki desain khusus untuk bangunan yang mereka gunakan, mereka hanya memiliki simbol khusus (simbol koperasi), walaupun ada yang memiliki ciri khas namun tidak terjadi pada semua cabang dari koperasi, ada baiknya jika bangunan koperasi juga memiliki ciri khas yang sama, sehingga selain menggambarkan identitas dan citra dari koperasi, Hal tersebut juga menggambarkan kekompakkan dari koperasi.
Selanjutnya yang akan saya bahas dari keadaan koperasi Indonesia saat ini adalah Kemampuan koperasi dalam membantu masyarakat (terutama nelayan, petani). Baiklah.. apabila kita melihat kinerja koperasi dari segi ini, saya merasa ini masih belum efektif. Karena masih banyak petani yang hasil kerjanya belum tersalurkan. Disini koperasi dapat berperan sebagai perantara antara petani ( sebagai penyedia) dan masyarakat ( yang membutuhkan). Dimana koperasi akan membantu petani dan nelayan dalam menyalurkan hasil produksi mereka. Koperasi juga dapat membantu nelayan untuk mengolah hasil tersebut menjadi sesuatu yang mempunyai nilai lebih tinggi. Biasanya karena tidak ada yang membantu dalam menyalurkan atau pun mengolah hasil alam mereka. Maka barang tersebut dijual dalam kondisi aslinya sehingga harganya sangat murah. Dalam banyak kasus Kebanyakan dari hasil tersebut di Import ke luar negeri, Diambil oleh tengkulak atau karena kurang modal mereka terpaksa bekerja sama dengan ijon.
Kalau pemerintah dapat membantu koperasi dalam penyediaan dana untuk membantu rakyat ini (petani dan nelayan) maka hasil alam mereka dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bernilai tinggi dan dapat disalurkan langsung pada masyarakat melalui koperasi. Apabila bisa terlaksana maka selain petani dan nelayan tidak miskin setelah bekerja keras. Perekonomian pun akan maju, Bagaimana bisa? Mari kita lihat efeknya terhadap perekonomiaan.
Penyerapan hasil alam tersebut akan mengurangi nilai Import negara dan menambah nilai eksport. Karena masyarakat kita akan lebih memilih produk buatan Indonesia yang disalurkan koperasi dan menambah eksport dari hasil produksi yang sudah diolah dan bernilai tinggi. Hal tersebut dapat membuat nilai eksport lebih besar dari pada nilai import. Maka dari itu neraca perdagangan akan mengalami surplus dan menambah nilai devisa negara. Dilihat dari kesejahteraan masyarakat, masyarakat juga akan memiliki pendapatan yang lebih besar sehingga nilai kebutuhan mereka akan tercukupi. Yah itulah sebabnya mengapa saya bilang koperasi adalah penyelamat masyarakat kecil dan kaki perekonomian.
Setelah sekian banyaknya berbicara mengenai koperasi, kesimpulannya adalah koperasi butuh SDM yang baik dalam mengolah koperasi, memasarkan koperasi, dan mereparasi koperasi menjadi wadah yang efektif dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat.
Lalu harapan saya setelah menulis artikel ini agar anda dapat memahami, kondisi perkoperasian saat ini, lalu kalian akan memiliki empati dan simpati terhadap koperasi menjadi anggota atau pembeli dari koperasi dan membantu perekonomian dengan mencintai hasil produksi dalam negeri dari pada hasil produksi luar negeri. Sehingga “Koperasi dapat hidup dan membantu perekomonian negara kita”.
“Cinta produk Indonesia berarti Anda mencintai diri anda”

2 thoughts on “Wajah Koperasi saat ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s