MEMBENAHI HUKUM EKONOMI DI INDONESIA AGAR INVESTOR MAU BERINVESTASI DI INDONESIA

 

          Berinvestasi berarti kita mempercayakan dana kita pada instansi ataupun personal tertentu dengan maksud agar dana tersebut dapat kembali suatu saat dimasa datang dengan nilai yang lebih besar dari nilai sekarang. Banyak jenis-jenis dari investasi yang tersedia di berbagai negara. Namun faktor apa sajakah yang mendorong investor untuk berinvestasi pada suatu negara?

          Hal tersebut akan menjadi topik lebih lanjut mengenai pembahasan dalam artikel kali ini. Saya akan membahas terlebih dahulu faktor apa sajakah yang akan mempengaruhi minat investor dalam menanamkan dananya di negeri kita yang tercinta ini “ Indonesia “.

          Dalam logika pokoknya tentu saja seorang investor akan menanamkan dananya pada negara yang dapat memberikan keuntungan yang besar di masa datang. Namun diluar dari itu semua seorang investor ternyata lebih mempertimbangkan tingkat resiko yang terdapat dalam negara tersebut.

          Maksud dari resiko ini adalah akibat atau prosentase dana yang diinvestasikan akan gagal atau tidak dapat kembali atau nilainya berkurang dimasa datang. Oleh karena itu seorang investor akan menggunakan berbagai cara untuk mengambil keputusan dalam pertimbangan atas penginvestasian dananya.

          Ada beberapa faktor yang diperhatikan oleh para investor saat menginvestasikan dana mereka pada negara tersebut. Seperti keadaan politik dan keadaan ekonomi dari negara tersebut. Memang sulit untuk memisahakan topik bahasan politik dengan ekonomi karena pada akhirnya politik suatu negara akan berakhir atau berhubungan kepada perekonomian negara tersebut.

          Seorang investor tentunya akan mencari negara dengan situasi politik yang aman dan terkendali sehingga mereka dapat dengan tenang dalam menginvestasikan dananya pada negara itu. Negara yang penulis maksudkan adalah negara yang pemerintahannya bagus yaitu didukung oleh rakyatnya dan partai-partai lain. Sehingga dalam pelaksanaan pemerintahan tidak ada kerusuhan, demo, dan segala macam hal yang menentang pemerintah.

          Pertanyaannya adalah bagaimana kinerja permerintahan yang tidak didukung pihak-pihak lain mempengaruhi seorang investor sehingga dia tidak mau menginfestasikan dananya? Jawabannya sangatlah sederhana, apabila terjadi banyak kontra dalam pemerintahan maka secara otomatis akan terjadi banyak kerusuhan dan kasus yang pastinya menghambat siklus perekonomian di negara tersebut. Hal ini membuat para investor takut untuk menginfestasikan dananya. Namun the main reason is “jika banyak kerusuhan dalam negara tersebut, berarti negara tersebut sudah memiliki nama yang jelek di umum. Dan itu akan mempengaruhi kredibilitas negara tersebut di depan negara-negara lain”.

          Hal tersebut dalah dari segi politik, sekarang kita beralih pada pokoknya yaitu dari segi hukum di Indonesia. Mari kita melihat kondisi hukum di Indonesia… Wah ternyata hukum diindonesia boleh dikata hanya tulisan saja, maaf dikata karena dalam praktiknya hukum tersebut belum dilaksanakan dengan adil dan sesuai dengan catatan. Hukum yang tertulis jelas seharusnya dilaksanakan dengan lebih tegas. Namun saat ini hukum hanya mendengarkan uang dan kekuasaan. Hal tersebut membuat orang yang memiliki kekuasaan dan uang dapat berbuat sesuka hati mereka. Jika kita melihat efeknya terhadap sikap investor terhadap negeri kita. Maka dapat dikatakan mereka akan takut melakukan investasi di negara ini, Karena hukum yang belum jelas dan simpang siur. Disisi lain ada golongan investor kelas mafia, yang akan memanfaatkannya sebagai celah untuk mengeruk keuntungan yang lebih besar, tanpa diawasi oleh hukum. Akibatnya banyak terjadi pasar gelap atau pasar ilegal yang tentunya akan merugikan pemerintah dan masyarakat dari negara tersebut. Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwa hukum yang baik adalah hukum yang mendengarkan peraturan dasar yang tertulis dalam undang-undang, bukan mendengarkan kekuasaan dan uang.

          Selain hal tersebut, dari segi perekonomian. Hal yang dilihat oleh investor adalah tingkat bunga yang diberikan oleh negera tersebut. Apabila investor tersebut menanamkan modalnya dinegara itu. Seorang investor bila melihat tingkat bunga yang diberikan besar tentunya akan berfikir untuk melirik investasi dari negara tersebut. Jadi bagi sebagian investor negara yang memiliki tingkat resiko yang cukup namun memiliki tingkat pengembalian yang tinggi dan cepat tentunya akan membuat para investor untuk menginvestasikan dananya di negara tersebut.

          Beberapa hal lain yang menjadi bahan pertimbangan seorang investor kepada negara tersebut adalah jumlah sumber daya alam yang terdapat dalam negara tersebut. Apabila negara yang memiliki sumber daya alam yang banyak dan menjadi sumber daya utama dalam pergerakan perekonomian tentunya akan ada banyak investor yang tertarik dalam meginvestasikan dananya pada negara tersebut. Namun saat ini, para investor terlalu pintar dalam berbisnis, sehingga akan mencari celah untuk menguasai sumber daya alam dari negara tersebut. Sehingga bukan hanya innvestasi melainkan memonopoli. Seperti pada banyak kasus di dalam negara kita, banyak sekali sumber daya alam indonesia yang dimonopoli oleh asing, namun belum memberikan hasil yang sebanding dengan yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, menurut saya dalam menarik investor ke dalam negeri harus dilihat juga mana investor yang akan menguntungkan dan yang tidak menguntungkan. Kalau yang akan merugikan yah, sebaiknya jangan diambil dulu tawaran investasinya.

          Sekian bahasan saya mengenai efek hukum indonesia terhadap minat investor terhadap investasi di indonesia, saya berharap pemerintah dapat lebih bijak dalam melaksankan hukum bagi semua kalangan, dan lebih selektif dalam melihat kontrak investasi dengan luar negeri, agar rakyat makmur dan pemerintah bahagia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s